RESENSI BUKU

INDAHNYA KARUNIA ALLAH

Judul buku                     :

Betapa ALLAH Menyayangimu Saudariku

Penulis                            :

Ratna Dewi Idrus

Penerbit                          : Pro- U Media

Cetakan                          : I ( Pertama)

Tahun Terbit                 : 2009

Jumlah Halaman         : 3i + 205 Halaman

Buku dengan sampul berwarna merah jambu ini sangat menarik hati setiap orang yang melihatnya. Buku dengan ukuran kecil namun isinya sangat memberikan ilmu yang besar. Hasil karya ini ditulis oleh seorang yang aktif dalam berbagai kegiatan LSM. Ratna Dewi binti Idrus ini lahir di Pontianak, Kalimantan Barat, 6 Agustus 1977. Beliau Aktif dalam menulis artikel di berbagai milis seperti Daarut Tauhid, Dzikrullah dan Moshola. Mulai menulis cerita pendek setelah bergabung di milis Forum Lingkar Pena. Tulisan yang sudah dibukukan “ Betapa Allah Mencintaimu” ( Ananda Publishing) dan seri kisah anak Cemerlang Bersama Qur’an. Selain menulis, kegiatan sehari- harinya adalah ibu rumah tangga, mengajar TPA, aktif sebagai anggota Salimah ( Persaudaraan Muslimah) dan mengikuti beberapa kajian keislaman.

            Ketika kita memegang buku ini, mungkin akan terbayang kalau isi buku ini tentang petunjuk- petunjuk sebesar apa karunia ALLAH itu. Mungkin dalam pikiran kita, akan ada kisah-  kisah tentang kebesaran alam karena dari judulnya saja dapat ditebak kalau buku ini memaparkan tentang Kebesaran ALLAH agar mengingatkan kita betapa ALLAH menyayangi kita.

            Namun, Ketika lembar cerita pertama dibuka, Subhanallah. Isinya adalah tentang kisah- kisah nyata para sudara kita sesama muslim yang menghadapi hidup dengan berbagai macam cobaan. Cobaan demi cobaan mereka lalui dengan sabar, tawakkal dan ikhlas. Mereka senantiasa percaya kalau hidup mereka tidak hanya berisi derita namun pasti ada kebahagiaan nantinya.

            Materi awal yang disampaikan dalam buku ini adalah paparan tentang betapa ALLAH menyayangi kita,kehidupan yang diberikan-Nya tak pernah sia-sia, diteliti-Nya setiap gerak laku kehidupan kita, dengan perhitungan yang sungguh menakjubkan. Adakah kita termasuk orang yang berbahagia? Ataukah justru sebaliknya?. Ketika kita telah menyadari betapa besar kasih sayang ALLAH, maka tumbuhlah dalam jiwa kita rasa cinta dan kenyakinan pada-Nya. Saat itulah ALLAH senantiasa menguji untuk melihat kadar keimanan kita,sebagaimana firman-Nya      :

“ Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: ‘ Kami telah beriman’ ,sedang mereka tidak diuji lagi?” ( Q.S Al- Ankabut (29):2)

            Kisah- kisah yang ditulis dalam buku ini merupakan kisah nyata berupa curahan hati para saudara kita yang disampaikan kepada mba’ Ratna  agar bisa sedikit memberikan saran dalam menyelesaikan permasalahan yang ada. Kisah-kisah yang dipaparkan diantaranya tentang ‘ Merasa Diri Tak Punya Arti, Berdosakah Aku Pada Ortu Jika  Masuk Islam,  Orang Tua Memutuskan Hubungan kami, Masa Kecil Diperkosa, Teganya Ibu Munyuruhku Berzina, Ibu Keberatan Jika Aku Shalat, Pacaran.Bolehkah?, Akibat Pacaran dan masih banyak kisah- kisah lain yang sering pula kita jumpai dalam kehidupan.

            Salah satu kisah curahan hati yang cocok dengan kondisi remaja sekarang adalah penjelasan mba’ Ratna tentang akibat pacaran. Mba’ Ratna mengingatkan kita bahwa pacaran membawa dampak yang buruk. Kebanyakan yang dirugikan adalah pihak perempuan. Pihak perempuan selalu menjadi orang yang tersudutkan ketika mempunyai masalah dengan laki- laki. Betapa menyedihkan dan mengiris hati ketika kita melihat/ membaca kasus- kasus kehamilan di luar nikah, maupun perempuan yang ditelantarkan pacarnya ketika sang laki- laki telah mendapatkan apa yang diinginkan.

            Bukahkah leleki yang mencintai kita tidak akan mau menyentuh kita sampai kita sah menjadi istrinya? Sungguh sangat berbeda, lelaki yang mencintai kita karena hawa nafsu dengan lelaki yang mencintai kita karena ALLAH. Lelaki yang mencintai kita karena ALLAH, akan berusaha keras melamar kita karena ALLAH dan menjadikan  kita wanita mulia di hadapan Rabbnya.

            Tema yang populer dengan kisah nyata dalam kehidupan saat ini menjadikan buku ini menarik untuk dibaca,selain itu gaya bahasa yang komunikatif membuat para pembaca ikut dalam alur cerita yang ada. Penyampaian isi cerita yang lugas tanpa berbelit- belit juga menambah nilai buku karena pembaca tidak bingung memahami isi ceritanya.Penyelesaian masalah yang disampaikan mba’ Ratna sangat jelas dan runtut berdasarkan hukum- hukum islam sehingga pembaca bisa memperdalam ilmunya dan menerapkan dalam kehidupan ketika menghadapi masalah  yang hampir sama dengan kisah yang ditulis dalam buku ini

            Namun, tiada gading yang tak retak. Begitupula buku hasil pena Ratna Dewi. Buku dengan ukuran simple ini sebaiknya bisa disajikan untuk beberapa kalangan dengan adanya batasan- batasan bab. Misalnya untuk remaja bisa disajikan gaya-gaya pacaran masa kini, tata cara dan dampaknya. Kalaupun bisa mba’ Ratna menyajikannya dalam 1 buku tersendiri yang isinya problem- problem remaja masa kini sehingga remaja semakin memahami bagaimana seharusnya dunianya.

            Terlepas dari semua kelebihan dan kekurangan yang ada, buku ini sangat layak dibaca bagi semua kalangan. Terutama Remaja yang ingin mencari jati dirinya. Dari buku ini akan membuka cakrawala kita tentang betapa keras dunia ini sebenarnya namun menyadarkan kita juga bahwa ALLAH sangat menyayangi kita. Dia yang Maha Agung lagi kuasa. Percayalah, Semua penderitaan yang kita rasakan saat ini tak lain adalah rencana ALLAH untuk kebahagiaan kita selanjutnya. Sehingga, Jangan pernah sia-siakan hidup. Berbuatlah apa yang terbaik untuk hidup kita. Karena ALLAH pasti telah merencanakan yang terbaik pula untuk kita.